Siapa di sana? Membuka
pintu
Seseorang berbaju merah
hati
Sedang berdiri di
seberang pintu
Kau kah itu sayang?
Kau tersenyum
meyakinkan ku
Senyum itu benar –
benar ku kenal
Aku berlari
menyambutnya
Mengurai senyum dan air
mata
Bayangankah ini?
Kucumbu dia dengan
pelukan erat
Sembilan puluh enam jam
perjumpaan
Mengurai kisah rantau
Sembilan puluh enam jam
perjumpaan
Kembali mengenang kisah
lara zaman lalu
Sembilan puluh enam jam
perjumpaan
Merakit kerinduan
berdua
Bercumbu dalam satu
kapal lagi seperti zaman lalu
Yah… tujuh tahun
kepergian kemarin
Terbayar sembilan puluh
enam jam perjumpaan
Sungguh tak ada janji
pertemuan
Tapi Sembilan puluh
enam jam ini menjadi kisah baru
Yang menanti kedatangan
lanjutannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar