Kamis, 11 September 2014

Bulan Menyapa




Dingin mengusik
Kulihat bulan sebagai kuasa-Nya
Kata ibu ukurannya mengecil
Ia tepat di arah jam 12 ku sekarang
Aku menyebutnya bulan kesiangan
Setelah tiba mulai berencana menu
Orang saling bersebut tawar harga di bawahnya
Kulihat lagi, benar mengecil
Kuputar stang ku ke kanan
Dingin masih mengusik
Setengahnya ku ingat ini salah
Mesti putar balik karna jika ku belok ke kanan nanti,
Tak bisa lewat ada panggung di depanku
Kini bulan bersaing dengan matahari dengan warna oranyenya
Dingin masih terasa
Ia tepat di arah jam 2 sekarang
Diselingi atap rumah ia tetap mengiringiku
Saat tiba ia tepat di kiriku
Aku meliriknya
Ia membalas! seperti tersenyum menyapaku
“Selamat pagi Lina”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar