Senin, 11 Agustus 2014

Kabar Desa




 
Kabar Desa
Rumah dalam tembok kini telah tiada bu
Sekarang terisi dengan kandang yang luas dan rumah megah bu
Pohon jambu biji yang dulu kupanjat kini tak terlihat
Tapi beberapa pohon kelapanya tetap tumbuh menjulang
Warna gerbangnya masih sama tapi tak sekokoh kemarin
“Gudang Permai” kurasa namanya masih seperti dulu
Para bocah di sana sudah tumbuh besar bu, tak banyak yang bisa kuingat kurasa mereka juga
Seperti biasa semua pemilik rumah telah berganti
Yah… sama seperti kita di sini
Sekarang kita punya desa baru
Heemm… wajah orang di sini tak terihat asing
Karena ini juga salah satu desa kita bu
Bocahnya ramah-ramah, bahkan kawan kecilku dulu termasuk yang terbanyak di sini
Tlah banyak bayi yang terlahir, termasuk si kembar
Jalanannya semakin sempit
Udaranya tak sesejuk tempat kta dulu
Hanya berjarak satu jengkal dengan cerobong dapur tetangga yang setiap asapnya selalu memenuhi jendela kita
Inilah desa kita sekarang
Saat wajah tlah dikenal
Hanya tinggal mengenal nama
Menyiapkan memory untuk segala cerita pagi
Di sinilah kita sekarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar